Arab Saudi Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada Rabu 18 Februari 2026
Kerajaan Arab Saudi secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu 18 Februari 2026. Pengumuman ini berdampak signifikan pada sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat.
Nusa Daily

Jedda, NusaDaily.ID — Kerajaan Arab Saudi secara resmi menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Pengumuman ini diumumkan oleh Mahkamah Agung setelah pengamatan bulan sabit yang dilakukan pada 17 Februari 2026. Penetapan ini memiliki dampak signifikan terhadap sektor ekonomi dan kehidupan masyarakat Arab Saudi.
Proses Penentuan Awal Ramadan
Penentuan awal Ramadan 1447 H di Arab Saudi dilakukan melalui rukyatul hilal, yaitu pengamatan langsung bulan sabit. Komite Mahkamah Agung melakukan pengamatan pada 29 Sya'ban yang jatuh pada 17 Februari 2026. Hasil pengamatan tersebut menunjukkan bahwa hilal terlihat setelah matahari terbenam, sehingga 1 Ramadhan 1447 H ditetapkan pada Rabu, 18 Februari 2026.
Dampak Ekonomi dan Sosial
Pengumuman resmi tentang awal Ramadan memiliki dampak besar terhadap sektor ekonomi Arab Saudi. Lonjakan pembelian bahan makanan pokok terjadi beberapa jam setelah pengumuman. Toko-toko ritel dan pasar tradisional di berbagai kota seperti Riyadh, Jeddah, dan Mecca mulai ramai sejak hari Jumat, 12 Februari 2026, dengan peningkatan penjualan hingga 30 persen.
Kesiapan Masyarakat dan Pemerintah
Pemerintah Arab Saudi telah melakukan persiapan matang untuk menyambut bulan suci Ramadan. Kementerian Pertanian dan Perdagangan mengeluarkan instruksi agar para pelaku usaha siap menjawab permintaan pasar. Selain itu, pihak keamanan juga meningkatkan patroli di kawasan-kawasan vital untuk memastikan keamanan masyarakat selama bulan Ramadan.
Respons Internasional dan Dampak Global
Penetapan awal Ramadan di Arab Saudi mendapat respons positif dari sejumlah negara Arab lainnya, termasuk Palestina yang juga mengumumkan awal Ramadan pada hari yang sama. Pengumuman ini memperkuat kerja sama antar-negara dalam hal penentuan awal bulan suci. Selain itu, berbagai pihak internasional memantau penetapan ini sebagai indikator untuk menentukan awal Ramadan di wilayah lain yang mengikuti kalender Islam.