Doa Menyambut Ramadhan 2026: Penggalangan Doa untuk Ibadah yang Lebih Terarah
Doa menyambut bulan suci Ramadhan 2026 kembali menjadi topik pembahasan. Beragam doa dan harapan terkait ibadah dan keberkahan menjadi perhatian masyarakat.
Nusa Daily

Jakarta, NusaDaily.ID — Doa menyambut bulan suci Ramadhan 2026 kembali menjadi topik pembahasan. Beragam doa dan harapan terkait ibadah dan keberkahan menjadi perhatian masyarakat. Dalam beberapa hari terakhir, berbagai doa menyambut Ramadhan disebarkan di berbagai media, termasuk media daring. Doa-doa tersebut disusun dengan harapan agar masyarakat dapat menjalani bulan suci dengan lebih terarah dan penuh makna.
Versi
Doa menyambut Ramadhan 2026 memiliki beberapa versi. Salah satunya adalah doa yang berbunyi, "Ya Allah, antarkanlah aku dengan selamat ke bulan Ramadhan, antarkan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal ibadahku di dalamnya." Doa ini menjadi salah satu yang paling populer karena dianggap memiliki makna yang dalam dan mudah dihafal.
Doa Ramadhan 2026: Penjelasan dan Makna
Doa menyambut Ramadhan juga disusun dalam versi Arab dan Latin, agar lebih mudah dipahami dan dihafal. Contohnya, doa yang berbunyi, "Allâhumma sallimnî li Ramadhâna, wa sallim Ramadhâna lî, wa tasallamhu minnî mutaqabbalan." Artinya, "Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai Ramadhan, dan antarkan Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan." Doa ini dianggap lebih lengkap karena mencakup doa memohon keberkahan dan keselamatan dalam menjalani bulan suci.
Doa Ramadhan 2026: Penjelasan dan Makna
Beberapa doa menyambut Ramadhan juga disusun sesuai sunnah Nabi Muhammad SAW. Salah satunya adalah doa yang berbunyi, "Allâhumma adhalla syahru ramadhana wa hadhara, fa sallimhu li wa sallimni fihi wa tasallamhu minni. Allahummarzuqnii shiyamahu wa qiyamahu shabran wahtisaban." Doa ini dianggap lebih bermakna karena mengandung permohonan untuk keselamatan dan keberkahan dalam menjalani ibadah puasa dan shalat terawih.
Doa Ramadhan 2026: Penjelasan dan Makna
Doa menyambut Ramadhan juga disebarkan melalui media sosial dan aplikasi pengingat. Beberapa pengguna mengunggah doa tersebut dalam bentuk video atau audio agar lebih mudah dihafal. Doa-doa ini dianggap sebagai bentuk penggalangan doa untuk menjalani bulan suci dengan lebih terarah dan penuh makna.