Ekonomi & Bisnis

Indonesia Buka WCCE 2026: Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Global yang Inklusif dan Berkelanjutan

Indonesia resmi membuka forum internasional The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026

A

Angga Saputra

•Diperbarui 23/10/2026
Indonesia Buka WCCE 2026: Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Global yang Inklusif dan Berkelanjutan
Indonesia Buka WCCE 2026: Dorong Ekosistem Ekonomi Kreatif Global yang Inklusif dan Berkelanjutan

JAKARTA, NUSADAILY.ID — Indonesia resmi membuka forum internasional The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Grand Ballroom Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Konferensi berskala global yang berlangsung pada 21–25 Oktober 2026 ini mempertemukan lebih dari 8.000 peserta dan delegasi dari 80 negara untuk memperkuat sinergi serta merumuskan arah masa depan industri kreatif dunia.

Mengusung tema besar "Inclusively Creative: Collective Continuity", penyelenggaraan WCCE kelima ini menyoroti pentingnya membangun rantai nilai ekonomi kreatif yang egalitarian, inklusif, serta berdampak jangka panjang. Forum ini digagas oleh Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif guna merespons dinamika teknologi global dan isu keberlanjutan.

Dalam perhelatan tahun ini, pembahasan dikelompokkan ke dalam empat pilar utama dengan pendekatan yang menempatkan manusia sebagai pusat perkembangan (human at the center):  

1.    Transformasi digital, kecerdasan buatan (AI), dan teknologi.

2.    Keberlanjutan dan ekonomi sirkular (circular economy).

3.    Perlindungan Kekayaan Intelektual (IP) dan hak-hak pekerja kreatif.

4.    Inklusi sosial, penguatan ekosistem, serta pemberdayaan komunitas lokal.

Pelaksanaan WCCE 2026 dikemas dalam rangkaian kegiatan terpadu. Selain pertemuan tingkat tinggi para pembuat kebijakan melalui Friends of Creative Economy (FCE) dan Ministerial Meeting, publik serta pelaku industri juga disuguhkan puluhan Plenary & Creative Sessions. Rangkaian acara turut dimeriahkan oleh Creativillage, pameran interaktif produk dan inovasi kreatif yang berlokasi di kawasan SCBD (ASHTA District 8, MGP Space, dan SCBD Park) pada 21–25 Oktober 2026, serta perayaan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (Hekrafnas) yang diperingati setiap 24 Oktober.

Melalui konferensi ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memimpin pembentukan kerangka kerja sama global yang mampu mengubah potensi gagasan kreatif menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi yang adil dan berkesinambungan.

Redaksi nusadaily.id/*

Bagikan Artikel

Artikel Terkait