Shalat Tarawih Berapa Rakaat? Simak Penjelasan dari Berbagai Sumber
Banyak pertanyaan mengenai jumlah rakaat shalat tarawih. Simak penjelasan dari berbagai sumber dan pendapat ulama.
Nusa Daily

Jakarta, NusaDaily.ID — Shalat tarawih, ibadah sunnah yang dilakukan di bulan Ramadan, sering menjadi perbincangan karena jumlah rakaatnya yang beragam. Mulai dari 8, 11, 20, hingga 36 rakaat, jumlah tersebut bervariasi tergantung pada sumber dan pendapat ulama. Pada tahun 2026, pertanyaan ini kembali menjadi topik hangat karena adanya penjelasan dari berbagai sumber yang berbeda. Sejumlah ulama menyebutkan bahwa jumlah rakaat tarawih tergantung pada mazhab yang dianut. Sementara, ada yang mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak menetapkan angka pasti untuk jumlah rakaat tarawih.
Perbedaan Jumlah Rakaat Berdasarkan Mazhab
Menurut pendapat mayoritas ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, Syafi'i, dan Hanbali, jumlah rakaat tarawih adalah 20 rakaat, di luar shalat witir. Pendapat ini dilansir dari sebuah sumber terkini yang menyebutkan bahwa jumlah tersebut didasarkan pada praktek para sahabat dan penjelasan dari ulama. Namun, ada juga yang menyebutkan bahwa jumlah rakaat tarawih bisa mencapai 36 rakaat, seperti yang dijelaskan oleh ulama Madinah dan Imam Malik. Pendapat ini menurut sumber terkini disebutkan bahwa jumlah tersebut dianggap sebagai cara untuk memperbanyak keutamaan ibadah di bulan Ramadan.
Penjelasan dari Hadis Nabi
Salah satu sumber yang sering dikutip adalah hadis Nabi Muhammad SAW. Menurut salah satu hadis yang disebutkan dalam sumber terkini, Nabi dilaporkan melakukan shalat malam (termasuk tarawih) sebanyak 8 rakaat ditambah witir 3 rakaat, sebagaimana hadits shahih dari Abu Hurairah. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa jumlah rakaat tarawih bisa mencapai 20 rakaat, seperti yang dijelaskan dalam sumber terkini. Pendapat ini didasarkan pada praktek para sahabat dan penjelasan dari ulama.
Praktik yang Populer di Indonesia
Di Indonesia, jumlah rakaat tarawih yang paling umum adalah 11 rakaat, terdiri dari dua kali empat rakaat, lalu ditutup dengan tiga rakaat shalat witir. Pendapat ini disebutkan dalam sumber terkini yang menyebutkan bahwa jumlah tersebut populer karena kepraktisan dan kemudahan dalam pelaksanaannya. Namun, ada juga yang menyebutkan bahwa jumlah rakaat tarawih bisa mencapai 20 rakaat, seperti yang dijelaskan dalam sumber terkini. Pendapat ini didasarkan pada praktek para sahabat dan penjelasan dari ulama.
Perbedaan Pendapat dan Penjelasan Ulama
Perbedaan jumlah rakaat tarawih ini memicu perdebatan di kalangan umat Islam. Sebagian mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak menetapkan angka pasti untuk jumlah rakaat tarawih, sehingga semua jumlah tersebut sah. Namun, ada juga yang berpendapat bahwa jumlah rakaat tarawih bisa mencapai 36 rakaat, seperti yang dijelaskan dalam sumber terkini. Pendapat ini didasarkan pada praktek para sahabat dan penjelasan dari ulama.