Politik

Ir. Rindang Siahaan Hadiri Musrenbang Bathin III, Soroti Jalan Poros Dusun Teluk Panjang

A

Angga Saputra

Ir. Rindang Siahaan Hadiri Musrenbang Bathin III, Soroti Jalan Poros Dusun Teluk Panjang

"Tapi dari 100 Meter gak ada sampai hari ini, ini muncul lagi" - Ir. Rindang Siahaan Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Bungo

BUNGO, NUSADAILY.ID – Anggota DPRD Kabupaten Bungo, Ir. Rindang Siahaan, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 tingkat Kecamatan Bathin III, Senin (9/2/2026). Forum tahunan tersebut turut dihadiri unsur pemerintah daerah, pemangku kepentingan, serta perwakilan masyarakat dari seluruh wilayah kecamatan.

Musrenbang RKPD tingkat kecamatan menjadi ruang deliberasi antara pemerintah dan masyarakat dalam merumuskan arah prioritas pembangunan secara partisipatif. Melalui forum ini, berbagai usulan pembangunan lintas desa dan kelurahan dihimpun, diverifikasi, dan diprioritaskan sebagai bagian dari proses penyusunan rencana kerja tahunan pemerintah daerah, dengan harapan mampu mencerminkan kebutuhan riil masyarakat sekaligus selaras dengan arah kebijakan pembangunan kabupaten.

Kecamatan Bathin III terdiri dari satu kelurahan dan empat dusun, yakni Kelurahan Manggis, Dusun Air Gemuruh, Dusun Purwo Bakti, Dusun Sarana Jaya, dan Dusun Teluk Panjang. Dalam forum tersebut, Ir. Rindang Siahaan yang merupakan perwakilan Fraksi PDI Perjuangan menyoroti sejumlah persoalan infrastruktur dasar, salah satunya terkait kondisi jalan poros di Dusun Teluk Panjang yang dinilai hingga saat ini belum menunjukkan realisasi pembangunan.

Menurut Ir. Rindang Siahaan, pembahasan terkait pembangunan jalan poros tersebut sebenarnya telah disampaikan pada tahun sebelumnya, bahkan sempat mengerucut pada rencana pembangunan sepanjang 100 meter. Namun hingga kini, realisasi pembangunan dinilai belum terlihat, sehingga memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah guna menunjang mobilitas serta aktivitas sosial ekonomi masyarakat setempat.

Menanggapi hal tersebut, Dinas Pekerjaan Umum (PU) menyampaikan bahwa informasi terkait pembangunan jalan poros tersebut belum sepenuhnya terkonfirmasi kepada kepala dinas. Pihak dinas juga menegaskan bahwa pada perencanaan tahun berjalan, pembangunan jalan poros tersebut belum tercantum dalam dokumen perencanaan, dan pihaknya akan kembali melakukan konfirmasi kepada unit program terkait.

Redaksi nusadaily.id/*

Bagikan Artikel