Religi

5 Doa Buka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Maknanya: Panduan Praktis Sesuai Sunnah

Mau buka puasa dengan doa yang tepat? Simak lima pilihan doa berbuka lengkap Arab, latin, dan terjemahannya, plus penjelasan ulama tentang waktu dan keutamaan membaca doa saat berbuka.

N

Nusa Daily

5 Doa Buka Puasa Ramadhan 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Maknanya: Panduan Praktis Sesuai Sunnah

Bandar Lampung, NusaDaily.ID — Menjelang Maghrib, ribuan umat Muslim di seluruh Indonesia menyiapkan takjil sambil mengingat doa buka puasa. Dari Sabang sampai Merauke, variasi doa yang dibaca beragam, namun ada lima doa utama yang paling sering dipilih karena keotentikan sanadnya dan keutamaan yang dijelaskan dalam kitab hadits. Artikel ini mengupas tuntas masing‑masing doa, menampilkan teks Arab, transliterasi Latin, serta arti dalam bahasa Indonesia, lengkap dengan keterangan ulama tentang waktu bacaan yang tepat.

1. Doa Buka Puasa Riwayat Abu Dawud: Pilihan Paling Populer

Doa yang paling dikenal di kalangan masyarakat Indonesia adalah yang diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud. Dalam riwayatnya, Nabi Muhammad SAW bersabda: "Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika afthartu". Artinya: "Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka". Doa ini menekankan niat berpuasa yang tulus dan rasa syukur atas rezeki yang diberikan.

2. Doa Arab‑Latin‑Arti Lengkap yang Sering Dipakai di Media Sosial

Seiring berkembangnya platform digital, versi Arab‑Latin doa menjadi favorit karena memudahkan pembaca yang belum menguasai huruf Arab. Berikut contoh doa yang banyak disebarkan pada postingan Instagram dan WhatsApp:

NoDoa (Arab)LatinArti
1اللّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِAllahumma barik lana fima razaqtana wa qina 'adzaban narYa Allah, berkahilah kami dalam rezeki yang Engkau berikan dan peliharalah kami dari siksa neraka.
2اللّهُمَّ إِنِّي لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُAllahumma inni laka sumtu wa bika amantu wa 'ala rizqika aftartuYa Allah, demi-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
3اللّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تُبَرِّئَنِي مِنَ السُّوءِAllahumma inni as'aluka birahmatika allati wasi'at kullu shay'in an tubarri'ani min al-suiYa Allah, aku memohon rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau melindungi aku dari keburukan.

3. Kapan Doa Buka Puasa Harus Dibaca? Penjelasan Ulama Terkini

Menurut fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang dirilis pada 28 Januari 2026, doa berbuka puasa sebaiknya dibaca setelah menelan kurma atau air putih, tepat sebelum mengucapkan takbir "Allahu Akbar". Keterangan ini didukung oleh pendapat ulama klasik: Imam Al‑Bukhari mencatat bahwa Nabi SAW membaca doa setelah menelan kurma, lalu mengucapkan "Bismillah" sebelum makan.

"Doa harus dibaca ketika perut masih kosong, karena itulah keutamaan doa yang langsung bersentuhan dengan rasa dahaga dan lapar," ujar Kiai H. Ahmad Zaini, Ketua Majelis Takmir Masjid Al‑Furqon, Bandar Lampung.

4. Makna Spiritual di Balik Setiap Baris Doa

Setiap kata dalam doa memiliki dimensi spiritual yang mendalam. Misalnya, kata "Shumtu" (صُمْتُ) menegaskan kepatuhan pada perintah Allah, sedangkan "Afthartu" (أَفْطَرْتُ) menandakan rasa syukur atas rezeki yang diizinkan. Penekanan pada "Rahmat" (الرحمة) dan "Azab" (العذاب) menggugah kesadaran akan konsekuensi amal baik dan buruk.

Studi psikologi Islam yang dipublikasikan oleh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah pada Februari 2026 menemukan bahwa umat yang rutin membaca doa buka puasa mengalami peningkatan rasa kebahagiaan dan kepuasan spiritual hingga 23% dibanding yang tidak.

5. Tips Praktis Membaca Doa Buka Puasa Tanpa Salah

  • Persiapkan teks Arab, Latin, atau terjemahan dalam format cetak atau digital sebelum berbuka.
  • Ucapkan doa dengan tartil (pelan-pelan) agar makna terserap dengan baik.
  • Jika membaca dalam bahasa Indonesia, tetap sertakan frasa Arab untuk menjaga keaslian.
  • Jangan lupa mengucapkan takbir setelah doa, sebagai penutup yang menegaskan keberkahan.
  • Gunakan aplikasi pengingat waktu Maghrib di ponsel untuk memastikan tidak melewatkan momen doa.

Kesimpulan: Doa Buka Puasa Sebagai Sarana Kedekatan dengan Allah

Doa buka puasa bukan sekadar ritual, melainkan jendela spiritual yang menghubungkan hati manusia dengan Sang Pencipta. Dari riwayat Abu Dawud sampai versi Arab‑Latin yang mudah diakses, kelima doa yang dibahas memberikan pilihan bagi setiap Muslim untuk mengekspresikan rasa syukur, harap, dan doa perlindungan. Mengikuti anjuran ulama tentang waktu bacaan, serta menerapkan tips praktis, dapat menjadikan momen berbuka lebih khusyuk dan penuh makna di bulan Ramadhan 2026.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait