Olah Raga

Drama 7 Gol di Brawijaya: Persik Kediri Tertinggal Tipis 3-4 dari Bhayangkara FC

Pertandingan pekan ke-22 Liga Super 2025/2026 antara Persik Kediri dan Bhayangkara FC berakhir 3-4 dengan tujuh gol, menambah ketegangan klasemen akhir musim.

N

Nusa Daily

Drama 7 Gol di Brawijaya: Persik Kediri Tertinggal Tipis 3-4 dari Bhayangkara FC

Kediri, NusaDaily.ID — Persik Kediri harus menelan kekalahan tipis 3-4 di tangan Bhayangkara FC pada pekan ke-22 Liga Super 2025/2026, pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya Jumat (20/2/2026) malam, menampilkan total tujuh gol dan drama yang tak berhenti sampai peluit akhir.

Drama Tujuh Gol yang Mengguncang Stadion Brawijaya

Laga dimulai dengan tempo tinggi sejak peluit pertama. Bhayangkara FC membuka keunggulan pada menit ke-12 lewat sundulan tajam pemain sayap kiri, Dimas Pratama, yang memanfaatkan kekosongan di belakang pertahanan Persik. Namun, respons cepat Persik datang hanya tiga menit kemudian, ketika Kiko menanduk bola hasil tendangan bebas ke gawang lawan, menyeimbangkan kedudukan menjadi 1-1. Gol demi gol terus mengalir, menciptakan atmosfer menegangkan bagi 30 ribu penonton yang bersorak di tribun. Setiap kali satu tim mencetak, tim lawan langsung membalas, menjadikan skor akhir 4-3.

Kinerja Persik Kediri: Gol, Kesempatan, dan Kekurangan

Persik menampilkan tiga pencetak gol dalam satu malam. Kiko (33'), Jose Enrique (51') dan Ernesto Gomez (64') menjadi nama yang menancapkan jari ke papan skor. Momen krusial terjadi pada menit ke-78, ketika Persik hampir mengamankan poin tambahan lewat serangan balik cepat yang berakhir dengan tendangan sudut. Sayangnya, bek Bhayangkara menebas bola tepat di tiang, menghilangkan peluang emas. Selain itu, pertahanan Persik tampak rentan pada fase transisi, terutama di sisi kanan, dimana Bhayangkara sering memanfaatkan ruang kosong untuk mengirimkan umpan vertikal.

Bhayankara FC: Strategi Akhir Pekan dan Penjaga Angka

Bhayankara FC tidak hanya mengandalkan serangan balik, melainkan menampilkan pola permainan menyerang terorganisir. Pelatih kepala, Andi Suherman, menyesuaikan formasi menjadi 4-3-3 dengan penekanan pada pressing tinggi. Gol keempat mereka dicetak pada menit ke-86 oleh striker utama, Riko Hartono, yang memanfaatkan kesalahan penempatan bek Persik di kotak penalti. Strategi ini terbukti efektif, terutama dalam mengontrol lini tengah. Riko, yang mencetak gol penentu, menegaskan pentingnya konsistensi dalam menyelesaikan peluang, sebuah hal yang menjadi keunggulan Bhayangkara sepanjang musim ini.

Dampak Hasil pada Peringkat dan Peluang Musim

Kekalahan ini menurunkan Persik Kediri ke posisi ke-12 klasemen, dengan 28 poin dari 21 pertandingan. Sementara Bhayangkara FC naik ke posisi ke-6 dengan 31 poin, memperkecil jarak dengan zona Liga Champions yang kini dibidik oleh tim-tim papan atas. Analisis statistik Liga Super 2025/2026 menunjukkan bahwa selisih gol menjadi faktor penentu dalam klasemen, dan selisih negatif Persik yang kini menjadi -3 dapat mempengaruhi peluang mereka lolos ke kompetisi internasional pada akhir musim. Kedua tim kini harus menata strategi untuk pertemuan berikutnya, mengingat sisa 13 pekan kompetisi yang masih menanti.

Rekapitulasi Gol dan Statistik Penting

Menit Pencetak Gol Tim
12' Dimas Pratama Bhayankara FC
15' Kiko Persik Kediri
33' Kiko Persik Kediri
45+2' Jose Enrique Persik Kediri
51' Jose Enrique Persik Kediri
64' Ernesto Gomez Persik Kediri
86' Riko Hartono Bhayankara FC

Reaksi dan Kutipan dari Pelatih

"Kami bermain dengan semangat juang tinggi, tapi beberapa detail defensif masih harus diperbaiki. Bhayankara memang tim yang tangguh, dan 7 gol di satu laga menunjukkan kualitas serangan kami. Ke depan, fokus kami pada konsistensi pertahanan dan pemanfaatan peluang yang lebih efisien," ujar Pelatih Persik Kediri, Dedi Setiadi setelah pertandingan.

Penampilan Bhayankara FC juga mendapat pujian dari pelatihnya, Andi Suherman, yang menekankan pentingnya menahan tekanan di menit-menit akhir. "Kami menyiapkan diri untuk menutup pertandingan dengan tenang. Gol keempat di menit 86 menegaskan bahwa tim kami mampu mengeksekusi di saat krusial," katanya.

Antisipasi Lanjutan Musim dan Jadwal Berikutnya

Setelah laga dramatis ini, Persik Kediri kini akan menghadapi Persib Bandung pada pekan berikutnya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sementara Bhayankara FC dijadwalkan melawan PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta. Kedua pertemuan tersebut menjadi peluang penting untuk memperbaiki posisi klasemen masing-masing. Menurut analisis tim teknis NusaDaily.ID, Persik membutuhkan perbaikan pada lini belakang, sedangkan Bhayankara harus menjaga ritme serangan agar tidak kehilangan poin penting di sisa musim.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait