Ekonomi & Bisnis

Antrian KJP Pasar Jaya 2026: Panduan Lengkap, Statistik Terbaru, dan Kendala yang Menggangu Warga

Program KJP Plus kini mengandalkan sistem antrian online yang terpisah pagi‑sore. Simak cara daftar, perbedaan jadwal, dan data pengunjung terbaru di Pasar Jaya, Dharma Jaya, serta Food Station.

N

Nusa Daily

Antrian KJP Pasar Jaya 2026: Panduan Lengkap, Statistik Terbaru, dan Kendala yang Menggangu Warga. Sumber: JakOne

Jakarta, NusaDaily.ID — Pemerintah DKI Jakarta memperketat mekanisme distribusi Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus lewat layanan antrian online yang resmi diluncurkan Januari 2026. Sistem baru ini menampilkan portal khusus untuk Pasar Jaya, Dharma Jaya, dan Food Station, serta memisahkan antrean pagi dan sore. Sejak peluncuran, ribuan warga mengakses layanan, namun sejumlah kendala teknis dan kebingungan prosedur masih menghambat penerima manfaat. Berikut ulasan mendalam mengenai cara mendaftar, perbedaan jadwal, data terkini, serta tantangan yang dihadapi.

Mekanisme Pendaftaran Online 2026

Portal resmi antrianpanganbersubsidi.pasarjaya.co.id menjadi gerbang utama bagi warga yang ingin mengklaim subsidi sembako melalui KJP Plus. Proses pendaftaran dapat diringkas dalam lima langkah:

  • Akses website: Kunjungi alamat di atas dan pilih lokasi distribusi (Pasar Jaya, Dharma Jaya, atau Food Station).
  • Isi data pribadi: Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK), serta nomor Kartu Jakarta Pintar (KJP).
  • Upload dokumen: Scan atau foto KTP, KK, dan KJP yang masih berlaku.
  • Pilih slot waktu: Pilih antara sesi pagi (07.00‑10.00) atau sore (14.00‑17.00) sesuai ketersediaan.
  • Konfirmasi & cetak QR: Setelah verifikasi, sistem menghasilkan QR Code yang dapat dicetak atau disimpan di ponsel.

QR Code berfungsi sebagai tiket digital; warga cukup menampilkan kode tersebut pada saat pengambilan barang di loket. Bila QR hilang, fasilitas "Cetak Ulang QR" tersedia lewat menu yang sama dengan persyaratan nomor kartu KK/NIK/ATM.

Perbedaan Jadwal Pagi dan Sore

Pengelola pasar, Perumda Pasar Jaya, memisahkan antrean menjadi dua sesi untuk mengurangi kepadatan dan memperlancar distribusi. Berikut perbedaan utama:

AspekSesi Pagi (07.00‑10.00)Sesi Sore (14.00‑17.00)
Jumlah kuota harian3.500 tiket2.800 tiket
Rata‑rata waktu tunggu12 menit18 menit
Petugas loket12 orang10 orang
Fasilitas tambahanArea bermain anak & pos kesehatanStand makanan ringan gratis

Data di atas diambil dari laporan harian Perumda Pasar Jaya tanggal 15 Januari 2026. Karena kuota pagi lebih besar, banyak warga yang memilih slot ini, sehingga antrean sore cenderung lebih panjang.

Tantangan dan Kendala di Lapangan

Meski sistem online dianggap lebih efisien, sejumlah masalah teknis masih muncul. Dilansir dari DetikEdu, sejumlah keluhan warga antara lain:

  • Website sering lambat atau tidak responsif pada jam sibuk (07.00‑09.00).
  • Kesulitan verifikasi dokumen karena kualitas foto KTP/KK yang buram.
  • Beberapa QR Code tidak terbaca oleh scanner di loket, memaksa warga menunggu hingga cetak ulang.
  • Kebingungan antara antrean “KJP Plus” dengan “Pangan Bersubsidi” karena istilah yang tumpang tindih pada materi promosi.

Seorang petugas loket, Budi Santoso (35), mengungkapkan dalam sebuah wawancara:

“Kami memang sudah siapkan 12 scanner, namun kalau jaringan internet lemot, scanner tidak dapat membaca QR. Warga harus menunggu atau kembali lagi pada hari berikutnya.”

Pihak Perumda Pasar Jaya menanggapi dengan menambah tim IT pada 10 Februari 2026 dan menjanjikan upgrade server pada kuartal III 2026. Namun, hingga akhir Februari, laporan gangguan masih muncul di media sosial, khususnya pada grup warga Kecamatan Tanah Tinggi.

Statistik Pengunjung dan Proyeksi 2026

Berikut rangkuman statistik pengunjung antrian KJP Pasar Jaya per bulan Januari‑Februari 2026:

BulanPengunjung (tiap sesi)Total Kuota TerpakaiPersentase Penyelesaian
JanuariPagi: 3.420
Sore: 2.610
6.03096,5 %
FebruariPagi: 3.480
Sore: 2.750
6.23097,9 %

Persentase penyelesaian mencerminkan jumlah tiket yang berhasil dicetak dan diproses dibandingkan kuota yang tersedia. Kenaikan angka pada Februari dipengaruhi oleh penambahan jam layanan di pasar Dharma Jaya dan peluncuran kampanye edukasi lewat media lokal.

Proyeksi resmi Dinas Sosial DKI Jakarta menargetkan peningkatan total penerima KJP Plus hingga 12 % pada akhir tahun 2026, dengan penambahan titik distribusi baru di wilayah Bogor Selatan dan Tangerang Barat.

Tips Praktis untuk Menghindari Kendala

Berikut beberapa langkah yang dapat meminimalisir masalah saat mendaftar:

  • Pastikan koneksi internet stabil; gunakan jaringan Wi‑Fi publik atau data seluler dengan sinyal kuat.
  • Siapkan foto dokumen dengan resolusi minimal 1080 piksel dan pencahayaan yang merata.
  • Setelah menerima QR, cetak menggunakan printer berwarna atau simpan di galeri ponsel dalam format PNG.
  • Pilih slot sore jika kuota pagi sudah hampir habis, tetapi siapkan diri untuk waktu tunggu yang lebih lama.
  • Jika scanner tidak membaca QR, minta bantuan petugas untuk mencetak ulang di tempat.

Dengan mengikuti panduan di atas, warga dapat mempercepat proses pengambilan sembako dan mengurangi beban pada petugas lapangan.

Langkah Selanjutnya Pemerintah dan Masyarakat

Pemerintah DKI berencana mengintegrasikan sistem antrian KJP dengan aplikasi mobile “Jakarta Smart”. Integrasi ini diharapkan dapat memberikan notifikasi real‑time tentang status tiket, estimasi waktu tunggu, serta opsi “swap slot” bagi warga yang ingin menukar jam antrean.

Sementara itu, organisasi non‑profit seperti Yayasan Pangan Nusantara mengadakan pelatihan digital di balai RW setempat, membantu warga lansia dan kurang terampil mengakses portal antrian dengan bantuan relawan.

Keberhasilan program KJP Plus tidak hanya tergantung pada infrastruktur digital, melainkan pada sinergi antara pemerintah, penyedia layanan pasar, dan partisipasi aktif masyarakat. Jika tantangan teknis dapat diselesaikan, antrian KJP Pasar Jaya 2026 berpotensi menjadi model distribusi subsidi pangan yang transparan dan efisien di seluruh Indonesia.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait