Religi

Gema Ramadan Fatayat NU Bungo: Khataman Qur’an, Doa Bersama, dan Berbagi Takjil Kuatkan Kebersamaan Muslimah

Suasana religius menyelimuti Masjid Agung Al-Mubarak Kabupaten Bungo pada Sabtu (14/03/2026), ketika Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bungo menggelar kegiatan Gema Ramadan.

A

Angga Saputra

Gema Ramadan Fatayat NU Bungo: Khataman Qur’an, Doa Bersama, dan Berbagi Takjil Kuatkan Kebersamaan Muslimah
Gema Ramadan Fatayat NU Bungo: Khataman Qur’an, Doa Bersama, dan Berbagi Takjil Kuatkan Kebersamaan Muslimah

BUNGO, NUSADAILY.ID – Suasana religius menyelimuti Masjid Agung Al-Mubarak Kabupaten Bungo pada Sabtu (14/03/2026), ketika Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (PC Fatayat NU) Kabupaten Bungo menggelar kegiatan Gema Ramadan. Kegiatan ini menjadi ruang spiritual sekaligus ajang mempererat kebersamaan di kalangan kader perempuan muda Nahdlatul Ulama di tengah momentum bulan suci.

Acara tersebut dihadiri oleh keluarga besar PC Fatayat NU Kabupaten Bungo beserta jajaran pengurusnya. Turut hadir Ketua PC Fatayat NU Bungo, Sahabati Nur Rahmawati, S.Pd.I, serta Sekretaris PC Fatayat NU Bungo, Sahabati Siti Khamim, M.Pd, bersama para kader dan anggota yang menanti area masjid sejak sore hari.

Dalam semangat Ramadan yang sarat makna, rangkaian kegiatan tidak hanya difokuskan pada ibadah individual, tetapi juga pada penguatan solidaritas sosial. Para peserta memulai kegiatan dengan khataman Al-Qur’an, yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk almarhumah Sahabati Margaret, Ketua Umum PP Fatayat NU, sebagai bentuk penghormatan dan doa dari kader di daerah.

Menjelang waktu berbuka, para kader Fatayat juga turun langsung membagikan takjil kepada masyarakat, sebuah tradisi sederhana yang mencerminkan nilai berbagi di bulan suci. Kegiatan kemudian ditutup dengan silahturahim dan buka puasa bersama, menghadirkan suasana kekeluargaan yang hangat di antara para anggota.

Bagi Fatayat NU Bungo, kegiatan seperti ini bukan sekadar agenda rutin Ramadan. Lebih dari itu, ia menjadi ruang untuk meneguhkan kembali peran perempuan muda Nahdlatul Ulama dalam merawat spiritualitas, menghimpun, membina, dan memberdayakan perempuan muda dalam kerangka nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jamaah serta tradisi organisasi Nahdlatul Ulama, hingga menghadirkan nilai-nilai kepedulian di tengah masyarakat.

Redaksi nusadaily.id/*

Bagikan Artikel

Artikel Terkait