Sosial

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil‑Genap Mudik Lebaran 2026: Apa yang Harus Diketahui Pemudik

Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan terbitkan jadwal resmi 7 periode rekayasa lalu lintas untuk mudik Lebaran 2026. Simak detail one way, contraflow, dan ganjil‑genap serta rute utama.

N

Nusa Daily

Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil‑Genap Mudik Lebaran 2026: Apa yang Harus Diketahui Pemudik
Jadwal Lengkap One Way, Contraflow, dan Ganjil‑Genap Mudik Lebaran 2026: Apa yang Harus Diketahui Pemudik

Jakarta, NusaDaily.ID — Pemerintah mengumumkan jadwal resmi rekayasa lalu lintas selama arus mudik Lebaran 2026. Kebijakan one way, contraflow, dan ganjil‑genap akan diberlakukan di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Jawa dan jalan nasional strategis mulai 12 Maret hingga 26 Maret 2026. Dengan prediksi puncak arus mudik pada 14‑19 Maret, langkah ini diharapkan menurunkan kepadatan, memperkecil risiko kecelakaan, dan memperlancar pergerakan ratusan juta pemudik.

Prediksi Puncak Arus Mudik 2026

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Perhubungan memperkirakan lonjakan pergerakan manusia mencapai ratusan juta jiwa selama periode Lebaran Idul Fitri 1447 H (2026). Puncak arus diprediksi terjadi pada 14‑19 Maret, dengan volume kendaraan tertinggi di ruas Tol Jakarta‑Cikampek, Tol Trans Jawa (Japek‑Semarang), serta jalur Pantura. Untuk mengantisipasi hal ini, Korlantas Polri bersama Kementerian PU dan Kementerian Perhubungan menyiapkan tujuh periode rekayasa lalu lintas yang meliputi sistem satu arah (one way), lajur pasang surut (contraflow), dan pembatasan ganjil‑genap.

Rangka Kebijakan Rekayasa Lalu Lintas

Surat Keputusan Bersama (SKB) antara Korlantas Polri, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian PU menetapkan tiga skema utama:

  • One Way: Seluruh kendaraan hanya diperbolehkan melaju satu arah pada jalan yang ditentukan selama dua hari berturut‑turut.
  • Contraflow (Lajur Pasang Surut): Dua lajur jalan dialokasikan untuk satu arah, sementara lajur sisanya ditutup untuk kendaraan.
  • Ganjil‑Genap: Kendaraan dengan plat nomor ganjil atau genap hanya diizinkan melintas pada hari tertentu.

Setiap skema dirotasi antar ruas untuk mengoptimalkan alur keluar‑masuk pemudik, mengurangi kemacetan, dan meminimalkan risiko tabrakan di titik rawan.

Jadwal Resmi 7 Periode Rekayasa Lalu Lintas

Berikut rangkuman jadwal yang diumumkan Korlantas Polri pada 12 Februari 2026. Jadwal mencakup semua provinsi di Pulau Jawa, termasuk Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Periode Tanggal Skema Ruas Utama Keterangan
I 12‑13 Maret 2026 One Way Tol Jakarta‑Cikampek (KM 0‑75) Arah barat (menuju Bandung)
II 14‑15 Maret 2026 One Way Tol Jakarta‑Cikampek (KM 0‑75) Arah timur (menuju Jakarta)
III 16‑18 Maret 2026 Contraflow Tol Trans Jawa Japek KM 70‑Semarang KM 421 Two‑lane arah barat, satu arah timur ditutup
IV 19‑20 Maret 2026 Ganjil‑Genap Jalan Nasional (Jalan Pantura) Jawa Barat‑Jawa Tengah Plat ganjil hari ganjil, genap hari genap
V 21‑22 Maret 2026 One Way Tol Surabaya‑Gempol (KM 0‑60) Arah barat (menuju Jawa Tengah)
VI 23‑24 Maret 2026 Contraflow Tol Surabaya‑Gempol (KM 0‑60) Two‑lane satu arah, lajur berlawanan ditutup
VII 25‑26 Maret 2026 Ganjil‑Genap Jalan Nasional (Jalan Pantura) Jawa Timur Plat ganjil hari ganjil, genap hari genap

Jadwal di atas bersifat final dan dapat berubah bila terjadi kondisi darurat atau cuaca ekstrem. Semua pemudik diimbau untuk selalu memantau pembaruan melalui aplikasi Kemendagri, Korlantas Polri, atau media resmi pemerintah.

Rute Utama dan Aturan Kendaraan

Berikut beberapa rute utama yang terkena kebijakan rekayasa lalu lintas beserta aturan khusus yang harus dipatuhi:

  • Tol Jakarta‑Cikampek: Pada periode One Way, kendaraan pribadi, bus, dan truk hanya boleh melaju satu arah sesuai jadwal. Jalan tol dibuka penuh kembali pada hari setelah periode berakhir.
  • Tol Japek‑Semarang (KM 70‑421): Selama contraflow, satu lajur dijadikan jalur utama keluar (barat) sementara lajur timur dialokasikan untuk kendaraan darurat.
  • Jalan Pantura (Jalan Nasional 1): Pada periode ganjil‑genap, kendaraan dengan plat nomor ganjil hanya diizinkan melintas pada tanggal ganjil, begitu pula untuk genap.
  • Tol Surabaya‑Gempol: One Way diatur agar truk logistik dapat melaju ke pelabuhan tanpa harus menunggu arus balik.

Semua kendaraan wajib menyalakan lampu sein, mengikuti rambu “One Way” atau “Contraflow”, serta menyiapkan dokumen kendaraan untuk pemeriksaan di pos kontrol.

Tips Mudik Aman dan Efisien

Selain mematuhi jadwal, ada beberapa langkah yang dapat membantu pemudik menghindari kemacetan dan kecelakaan:

  • Rencanakan keberangkatan di luar jam puncak (sebelum pukul 06.00 atau setelah pukul 20.00).
  • Manfaatkan aplikasi “Cek Lalu Lintas” yang disediakan Korlantas Polri untuk memantau kondisi jalan secara real‑time.
  • Pastikan kendaraan dalam kondisi prima: cek tekanan ban, oli, dan rem sebelum berangkat.
  • Bawa perlengkapan darurat seperti ban serep, alat pengaman, dan obat‑obatan pribadi.
  • Hindari mengemudi dalam keadaan lelah; bergantian mengemudi setiap dua jam.

Reaksi Masyarakat dan Pelaku Usaha

Sejumlah asosiasi pengemudi truk dan operator bus mengungkapkan dukungan atas kebijakan rekayasa lalu lintas, menyatakan bahwa rotasi satu arah dapat mempercepat arus barang dan penumpang. Namun, beberapa pengendara pribadi menilai jadwal ganjil‑genap dapat menyulitkan mereka yang memiliki kebutuhan mendesak di hari tertentu. Korlantas Polri menegaskan bahwa kebijakan bersifat sementara dan akan dievaluasi pasca Lebaran.

Kontak Darurat dan Informasi Tambahan

Jika mengalami kendala di jalan, pemudik dapat menghubungi Hotline Korlantas Polri 110 atau layanan WhatsApp resmi @korlantaspolri. Pos kontrol di setiap titik strategis juga dilengkapi dengan petugas yang siap membantu.

“Kami berharap semua pihak dapat mematuhi jadwal resmi dan menjaga disiplin di jalan. Keselamatan bersama adalah prioritas utama selama arus mudik Lebaran 2026,” kata Komandan Korlantas Polri Irjen Pol Budi Santoso dalam konferensi pers 12 Februari 2026.

Dengan mengikuti jadwal resmi dan menerapkan tips di atas, diharapkan arus mudik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan tertib bagi seluruh pemudik di seluruh Jawa.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait