“Kita semua di sini memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan transparan. Masukan dari bapak dan ibu hari ini sangat berarti bagi kami untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan kepada pemilih,” ujar Armidis.
BUNGO, NUSADAILY.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bungo menggelar Forum Group Discussion (FGD) bertema Kajian Pemilu dan Pemilihan Serentak 2024, Kamis (14/8/2025) di Ruang Pusat Pendidikan Pemilih (RPP) KPU Bungo.
FGD yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri perwakilan partai politik peserta Pemilu 2024 dan dibuka resmi oleh salah satu komisioner KPU Bungo. Diskusi berlangsung dinamis hingga pukul 16.30 WIB, menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis yang akan menjadi bahan kajian lanjutan sekaligus rumusan kebijakan internal KPU.
Beberapa poin utama yang mengemuka meliputi; Pemutakhiran dan sinkronisasi data kependudukan di wilayah administratif secara berkala, terutama sebelum penetapan daerah pemilihan (dapil) berikutnya, dan Perluasan cakupan dan penyempurnaan metode pelaksanaan uji publik.
Selain itu, peserta FGD juga menyoroti persoalan ijazah Paket C yang belum tercatat dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) serta dugaan peredaran ijazah palsu.
Suasana diskusi berlangsung interaktif. Para perwakilan partai politik antusias menyampaikan pandangan, mulai dari evaluasi proses kampanye hingga distribusi logistik.
Ketua KPU Bungo, Armidis, menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata untuk memperbaiki kualitas demokrasi di daerah.
“Kita semua di sini memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan Pemilu berjalan jujur, adil, dan transparan. Masukan dari bapak dan ibu sangat berarti bagi kami untuk melakukan pembenahan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan kepada pemilih,” ujarnya.
Ia berharap hasil FGD dapat segera ditindaklanjuti.
“Rekomendasi yang dihasilkan jangan hanya menjadi dokumen di atas kertas, tapi harus diwujudkan menjadi langkah konkret demi Pemilu yang lebih baik ke depan,” tambahnya. Melalui forum ini, KPU Bungo berharap terbangun kesepahaman dan langkah kolaboratif yang memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, sehingga pelaksanaan Pemilu di masa mendatang semakin berkualitas.
Jurnalis: ASAD/Bintang34
Disusun oleh: Redaksi NUSADAILY.ID