Hiburan

MasterChef Indonesia Musim 13 Siap Mengguncang RCTI: Juri Baru, Kontestan Penuh Cerita, dan Drama Dapur yang Lebih Panas

Musim ke-13 MasterChef Indonesia kembali hadir dengan juri baru Karen Carlotta dan Norman Ismail, menggantikan Renatta Moeloek dan Rudy Choirudin. Saksikan transformasi dapur, tantangan kuliner, serta kisah para kontestan yang menanti penonton.

N

Nusa Daily

MasterChef Indonesia Musim 13 Siap Mengguncang RCTI: Juri Baru, Kontestan Penuh Cerita, dan Drama Dapur yang Lebih Panas

Jakarta, NusaDaily.ID — MasterChef Indonesia kembali menggelar kompetisi kuliner paling ditunggu di layar RCTI. Musim ke-13 yang dimulai pada pertengahan Februari 2026 menampilkan perubahan signifikan pada jajaran juri, penambahan tantangan inovatif, serta kisah pribadi kontestan yang menguatkan semangat kompetisi.

Juri Baru Mengguncang Dapur

Setelah menamatkan musim 12 dengan juri Juna Rorimpandey, Renatta Moeloek, dan Rudy Choirudin, RCTI mengumumkan pergantian dua posisi juri pada akhir Januari 2026. Karen Carlotta, koki selebriti yang dikenal lewat acara "Chef’s Table Jakarta", dan Norman Ismail, pakar pastry internasional, resmi bergabung menggantikan Renatta Moeloek dan Rudy Choirudin.

"Saya senang dapat membawa perspektif baru, terutama dalam hal teknik modern dan presentasi visual," kata Karen Carlotta dalam konferensi pers yang digelar di Grand Ballroom Hotel Indonesia, Jakarta, 2 Februari 2026. Norman Ismail menambahkan, "Pengalaman saya di kompetisi pastry Eropa akan menantang para peserta untuk berpikir lebih kreatif tentang rasa dan tekstur."

"Kami tidak hanya mencari chef yang pandai memasak, tapi juga inovator yang mampu menggabungkan budaya kuliner Indonesia dengan tren global," ujar Juna Rorimpandey, juri tetap yang tetap memegang peran utama dalam penilaian.

Rekap Musim 12: Dari Juri Baru hingga Pemenang Kontroversial

Musim 12, yang tayang dari 8 Februari hingga 17 Mei 2025, menjadi titik balik bagi format acara. Rudy Choirudin menggantikan Arnold Poernomo, membawa gaya penilaian yang lebih fokus pada konsistensi rasa. Pada akhir musim, kontestan perempuan asal Surabaya, Dinda Sari, berhasil memukau juri dengan menu “Rendang Labu Siam” dan dinobatkan sebagai pemenang.

Juri Musim 12Peran
Juna RorimpandeyJuri utama, penilai teknik
Renatta MoeloekJuri utama, penilai presentasi
Rudy ChoirudinJuri pendamping, fokus rasa

Keputusan juri pada final menimbulkan perdebatan di media sosial, terutama mengenai penilaian rasa versus inovasi. Namun, Dinda tetap menjadi simbol generasi muda yang siap mengangkat kuliner Indonesia ke panggung internasional.

Kontestan Musim 13: Latar Belakang yang Beragam

Season 13 menampilkan 24 peserta yang berasal dari 14 provinsi, mulai dari chef rumahan di Padang, penjual nasi uduk di Bandung, hingga barista kreatif di Yogyakarta. Berikut beberapa profil menonjol:

  • Ade Pratama (30), mekanik dari Malang, dikenal dengan “Sate Kambing Bakar Tepi Jalan”.
  • Siti Nafisa (27), guru SMK di Medan, spesialis masakan Padang modern.
  • Rizky Alfian (23), content creator kuliner di Bali, sering menggabungkan masakan tradisional dengan teknik molecular gastronomy.
  • Yuli Haryanto (34), pemilik kafe vegan di Surabaya, menantang stereotip makanan tradisional Indonesia.

Setiap kontestan menjalani proses seleksi ketat yang melibatkan tes rasa, penampilan, dan wawancara psikologis. Penilaian awal menyoroti keterampilan dasar, namun tantangan selanjutnya menuntut kreativitas tinggi.

Tantangan Baru: “Misi Bumbu Nusantara” dan “Pastry Fusion”

Musim 13 memperkenalkan dua tantangan utama yang belum pernah muncul sebelumnya. "Misi Bumbu Nusantara" mengharuskan peserta menyiapkan hidangan utama menggunakan setidaknya tiga bumbu tradisional dari tiga daerah berbeda. Sementara "Pastry Fusion" menuntut kreasi dessert yang menggabungkan teknik pastry Barat dengan bahan lokal, misalnya kue lapis dengan lapisan krim kelapa pandan.

Menurut Norman Ismail, tantangan pastry dirancang untuk menguji ketahanan mental kontestan, karena proses pembuatan pastry memerlukan presisi tinggi dan waktu yang terbatas. "Jika mereka gagal mengontrol suhu atau tekstur, hasilnya akan langsung terlihat di piring juri," jelasnya.

Reaksi Penonton dan Media Sosial

Sejak episode perdana ditayangkan pada 15 Februari 2026, rating RCTI mencatat peningkatan 12% dibandingkan musim sebelumnya. Trending hashtag #MasterChef13 dan #ChefKarenCarlotta mendominasi Twitter Indonesia, dengan lebih dari 1,2 juta tweet dalam tiga hari pertama.

Salinan dari Detik.com mencatat, "Penonton mengapresiasi dinamika juri baru, terutama komentar tajam Karen yang tidak ragu menilai kebersihan dapur kontestan." Sementara YouTube menampilkan cuplikan behind-the‑scene yang diunggah oleh channel resmi MasterChef Indonesia, menambah interaksi dengan penonton melalui pertanyaan Q&A langsung dengan juri.

Pengaruh Musim Ini Terhadap Industri Kuliner Lokal

Para pelaku usaha kuliner mengaku melihat peluang bisnis baru berkat eksposur di MasterChef. Restoran “Sari Rasa” di Semarang meluncurkan menu “Rendang Gochujang” setelah melihat salah satu kontestan menggabungkan bumbu Indonesia dengan saus Korea pada episode “Fusion Challenge”.

Selain itu, beberapa produk bahan makanan lokal, seperti sambal terasi organik dari Kabupaten Garut, mengalami lonjakan penjualan setelah disebutkan dalam episode “Misi Bumbu Nusantara”.

Prediksi Akhir Musim: Siapa yang Akan Membawa Piala ke Rumah?

Dengan kombinasi juri yang berpengalaman dan kontestan yang memiliki cerita kuat, prediksi akhir musim menjadi perbincangan hangat. Analis kuliner di Kompas.com menilai bahwa Rizky Alfian, dengan latar belakang konten kreatif, memiliki keunggulan dalam inovasi visual sekaligus rasa.

Namun, Ade Pratama diprediksi menjadi pesaing utama berkat kemampuan teknik memasak tradisional yang kuat. "Jika dia dapat menggabungkan rasa otentik dengan presentasi modern, dia akan sangat berpeluang," ujar seorang kritikus kuliner anonim.

Penutup, MasterChef Indonesia musim 13 tidak hanya sekadar kompetisi memasak, melainkan panggung bagi generasi baru chef Indonesia untuk menunjukkan keunikan budaya kuliner sambil bersaing di level internasional. Penonton dapat menyaksikan episode selanjutnya setiap Sabtu pukul 20.00 WIB di RCTI.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait