Religi

Mengenal Lebih Dekat Sholat Witir: Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya di Ramadan 2026

Sholat Witir kembali menjadi sorotan umat Islam selama Ramadan 2026. Artikel ini mengupas tata cara, niat, doa setelah selesai, serta keutamaan yang sering terlewatkan.

N

Nusa Daily

Mengenal Lebih Dekat Sholat Witir: Tata Cara, Doa, dan Keutamaannya di Ramadan 2026

Jakarta, NusaDaily.ID — Ramadan 2026 semakin dekat, dan ribuan jamaah di seluruh Indonesia bersiap menunaikan ibadah malam, termasuk sholat Witir yang menjadi penutup rangkaian tarawih. Meski tergolong sunnah, Witri memiliki keistimewaan tersendiri, mulai dari niat hingga doa penutup yang dipercaya membawa berkah. Berikut ulasan lengkap yang menggabungkan temuan terbaru dari berbagai sumber terpercaya.

Pengertian dan Keistimewaan Sholat Witir

Sholat Witir adalah sholat sunnah terakhir pada malam hari dengan jumlah rakaat ganjil – biasanya 1, 3, 5, 7, atau 11 rakaat. Nama “Witir” berasal dari bahasa Arab “witr” yang berarti "ganjil". Menurut Dalil yang dikutip dalam Doa Sholat Witir: Bacaan Setelah Sholat dan Keutamaannya (6 Mar 2025), Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya menutup malam dengan sholat ganjil sebagai penegasan keesaan Allah.

Tata Cara Sholat Witir Menurut Sumber Terbaru

Berbagai portal keagamaan mengupdate tata cara Witir menjelang Ramadan 2026. Berikut langkah‑langkah praktis yang dapat diikuti, baik secara individu maupun berjamaah:

  • Niat: Sesuaikan niat dengan jumlah rakaat yang akan dikerjakan. Contoh niat satu rakaat: “Ushallii sunnatam minal witri rak‘atal lillaahhi ta‘aalaa.”
  • Takbiratul Ihram: Angkat tangan setinggi telinga dan ucapkan “Allahu Akbar”.
  • Doa Iftitah: Bacaan doa pembuka sholat, misalnya “Subhanaka Allahumma …”
  • Membaca Surah Al‑Fatihah dan satu surat pendek (biasanya Al‑Ikhlas, Al‑Falaq, atau An‑Nas).
  • Rakaat Kedua (jika ada): Ulangi bacaan Al‑Fatihah dan surat pendek, akhiri dengan ruku’ dan sujud.
  • Rakaat Terakhir: Setelah sujud kedua, duduk tahiyat akhir, bacakan doa shalawat Nabi, lalu salam.

Jika melakukan tiga atau lima rakaat, biasanya dua rakaat pertama dilakukan berdoa “Qunut” di antara sujud kedua dan duduk tahiyat, diikuti rakaat akhir tunggal. Penjelasan lengkap dapat dilihat pada Niat dan Tata Cara Sholat Tarawih dan Witir Sendiri atau Berjamaah (4 hari yang lalu).

Doa Setelah Menyelesaikan Sholat Witir

Berbeda dengan sholat fardhu, Witir memiliki doa penutup khusus yang dianjurkan untuk dibaca setelah salam. Berikut doa yang sering dipraktikkan, diambil dari Doa Sholat Witir: Bacaan Setelah Sholat dan Keutamaannya (6 Mar 2025):

"Allahumma antas‑salam wa minkas‑salam, tabaraka …" (Doa singkat memohon keselamatan dan keberkahan).

Selain itu, terdapat doa tambahan yang mengandung pujian kepada Allah Ta’ala, seperti:

"Ushallii sunnatam minal witri rak‘atal lillaahhi ta‘aalaa. Allahumma inni as’aluka al‑jannata wa la‑‘adzaab al‑naar."

Doa‑doa ini diyakini meningkatkan kualitas ibadah dan memberi ketenangan hati sebelum memulai aktivitas sahur.

Keutamaan Sholat Witir Menurut Para Ulama

Berbagai ulama menekankan bahwa menutup malam dengan Witir memiliki manfaat spiritual dan sosial. Berikut rangkuman keutamaan yang paling sering disebut:

  • Menjadi penutup malam yang menegaskan tawhid, sebagaimana disebutkan dalam hadits shahih Bukhari.
  • Memperoleh pahala tambahan setara dengan sholat fardhu sekaligus menghapus dosa harian.
  • Jika dilakukan berjamaah, menumbuhkan kebersamaan umat dalam menunaikan ibadah malam.
  • Doa‑doa penutup Witir dapat menjadi sarana memohon perlindungan dari gangguan setan pada waktu sepertiga malam terakhir.

Dalam Panduan Lengkap Sholat Tarawih dan Witir di Bulan Ramadan 2026 (2 hari yang lalu) disebutkan bahwa Imam di masjid‑masjid besar biasanya memimpin sholat Witir dengan tiga atau lima rakaat, menyesuaikan kapasitas jamaah.

Praktik Witir di Berbagai Daerah Indonesia

Walau tata cara dasar seragam, pelaksanaan Witir dapat bervariasi. Berikut contoh nyata di tiga wilayah:

Kota/Kabupaten Jumlah Rakaat Umum Ciri Khas
Bandung, Jawa Barat 3 rakaat Doa Qunut dibaca setelah sujud kedua, diikuti doa penutup bersama.
Palembang, Sumatera Selatan 5 rakaat Imam menambahkan bacaan “Rabbana laka al‑hamd” pada rakaat terakhir.
Manado, Sulawesi Utara 1 rakaat Doa penutup dibaca secara berulang-ulang sebagai “Tasbih” hingga sahur.

Variasi tersebut tidak mengubah esensi sholat, melainkan menyesuaikan tradisi lokal dan kapasitas jamaah.

Tips Praktis Menjalankan Sholat Witir di Rumah

Berikut beberapa saran yang diangkat dari Tata Cara Sholat Witir dan Doa Lengkap Dengan Artinya (21 Agu 2025) untuk memudahkan pelaksanaan di rumah selama Ramadan:

  • Siapkan tempat sholat yang bersih dan tenang, hindari gangguan suara.
  • Gunakan aplikasi pengingat waktu Maghrib‑Isya untuk menyesuaikan jadwal.
  • Jika berkeluarga, lakukan secara berjamaah untuk menambah pahala.
  • Catat niat secara lisan sebelum takbir, agar konsentrasi terjaga.
  • Setelah selesai, bacakan doa penutup secara perlahan sambil menatap kiblat.

Dengan mengikuti panduan ini, kualitas ibadah diharapkan tetap terjaga meski berada di rumah.

Kesimpulan: Mengapa Witir Wajib Diperhatikan Selama Ramadan 2026

Sholat Witir bukan sekadar ritual penutup malam, melainkan sarana spiritual yang meneguhkan keimanan. Dari niat hingga doa penutup, setiap unsur memiliki landasan kuat dalam sunnah Nabi. Di tengah kesibukan modern, mengintegrasikan Witir ke dalam rutinitas Ramadan dapat menjadi langkah nyata untuk mendekatkan diri kepada Allah serta memperkuat kebersamaan umat.

Jadi, ketika menyalakan lampu sahur, jangan lupa menyiapkan niat, mengatur rakaat, dan mengucapkan doa‑doa penutup. Ramadan 2026 menanti, dan sholat Witir siap menjadi penutup yang penuh berkah.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait