Politik

Rotasi di Tubuh Polri, AKBP Natalena Eko Cahyono Dipanggil ke Polda Jambi

Setelah menuntaskan masa pengabdiannya di Kabupaten Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono resmi dipanggil untuk bertugas di Polda Jambi. Kepindahan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor: ST/440/II/Kep./2026 tertanggal 27 Januari 2026.

A

Angga Saputra

Rotasi di Tubuh Polri, AKBP Natalena Eko Cahyono Dipanggil ke Polda Jambi
Rotasi di Tubuh Polri, AKBP Natalena Eko Cahyono Dipanggil ke Polda Jambi

BUNGO, NUSADAILY.ID – Setelah menuntaskan masa pengabdiannya di Kabupaten Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono resmi dipanggil untuk bertugas di Polda Jambi. Kepindahan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan promosi jabatan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor: ST/440/II/Kep./2026 tertanggal 27 Januari 2026.

Surat telegram itu ditandatangani oleh Asisten SDM Kapolri, Irjen Pol Anwar, dan memuat sejumlah perubahan posisi perwira di jajaran Polda Jambi. Nama Natalena termasuk di antara pejabat yang mendapat penugasan baru dalam rangka penyegaran organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri.

Rotasi jabatan di institusi kepolisian bukan sekadar proses administratif, melainkan bagian dari strategi memperkuat efektivitas organisasi melalui regenerasi kepemimpinan dan distribusi pengalaman di berbagai wilayah. Dalam konteks tersebut, perpindahan Natalena dinilai sebagai kelanjutan dari rekam jejaknya selama memimpin Polres Bungo.

Selama menjabat sebagai Kapolres Bungo, Natalena dikenal aktif membangun pendekatan kolaboratif dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga elemen pemuda. Salah satu inisiatif yang kerap disorot dalam berbagai forum lokal adalah program bertajuk “Bungo Prestasi”, yang menekankan pentingnya stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan dan peningkatan citra daerah.

Di tengah beragam tantangan keamanan, mulai dari penegakan hukum, pengelolaan konflik sosial, hingga penguatan kepercayaan publik, peran Kapolres di tingkat kabupaten menjadi krusial. Sejumlah tokoh masyarakat menilai periode kepemimpinan Natalena ditandai dengan upaya memperkuat sinergi lintas sektor, meski dinamika dan kritik tetap menjadi bagian dari proses demokrasi lokal yang sehat.

Hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai posisi spesifik yang akan diemban Natalena di Polda Jambi. Namun mutasi tersebut menandai babak baru dalam perjalanan kariernya di institusi kepolisian.

Sementara itu, Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Cabang (PC) Kabupaten Bungo turut menyampaikan apresiasi atas dedikasi Natalena selama bertugas di Bungo.

Menurutnya, kepemimpinan Natalena tidak hanya tercermin dalam aspek penegakan hukum, tetapi juga dalam upaya membuka ruang komunikasi yang dialogis dengan mahasiswa dan masyarakat sipil. Ia menilai, selama masa jabatannya, interaksi antara kepolisian dan elemen pemuda berlangsung lebih konstruktif serta mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyikapi persoalan.

“Atas nama keluarga besar PMII Kabupaten Bungo, kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras beliau. Semoga amanah baru di Polda Jambi menjadi ladang pengabdian yang lebih luas, dan silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga,” ujar M. Nazri.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kolaborasi antara aparat penegak hukum dan generasi muda merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas sosial sekaligus mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan.

Redaksi nusadaily.id/*

Bagikan Artikel

Artikel Terkait