Jakarta, NusaDaily.ID — Simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026 resmi dimulai, memberi kesempatan kepada siswa SD, SMP, SMA/SMK/MA, serta setara untuk mengukur kesiapan mereka menjelang ujian akhir tahun. Penyelenggaraan simulasi ini dilakukan secara daring melalui portal Ayo Coba TKA, dengan jadwal yang telah ditetapkan mulai akhir Februari hingga awal Maret 2026.
Apa Itu Simulasi TKA?
Simulasi TKA merupakan serangkaian tes berbasis komputer (Computer Based Test/CBT) yang dirancang untuk menilai kompetensi akademik siswa pada tiga jenjang pendidikan: SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. Tes ini mencakup mata pelajaran utama seperti Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam/Sosial, tergantung jenjangnya. Hasil simulasi dapat dijadikan acuan bagi guru, kepala sekolah, dan Dinas Pendidikan dalam menyiapkan strategi pembelajaran menjelang ujian nasional.
Jadwal Resmi Simulasi TKA 2026
Berikut rangkaian jadwal simulasi TKA yang telah diumumkan secara nasional pada 10 Februari 2026:
| Jenjang | Waktu Pelaksanaan | Lokasi |
|---|---|---|
| SD/MI | 2 – 8 Maret 2026 | Online via portal Ayo Coba TKA |
| SMP/MTs | 23 Februari – 1 Maret 2026 | Online via portal Ayo Coba TKA |
| SMA/SMK/MA | 3 – 9 Maret 2026 | Online via portal Ayo Coba TKA |
Setelah masa simulasi selesai, setiap sekolah diwajibkan mengadakan gladi bersih pada minggu berikutnya untuk memastikan semua perangkat dan prosedur sudah siap menjelang pelaksanaan ujian sesungguhnya.
Cara Mengakses Simulasi via Portal Ayo Coba TKA
Portal Ayo Coba TKA telah menjadi gerbang utama bagi siswa untuk mengikuti simulasi. Berikut langkah‑langkah praktis yang diambil oleh ribuan pengguna sejak artikel “Cara Mengakses Latihan Soal/Simulasi TKA Melalui Ruang Murid” dipublikasikan pada 17 November 2025:
- Kunjungi situs resmi Ayo Coba TKA di ayocobatka.id dan pilih menu “Ruang Murid”.
- Masuk dengan akun yang telah terdaftar menggunakan NISN atau NIK siswa.
- Pada beranda latihan soal, temukan kotak informasi berlabel “Simulasi TKA”. Klik tombol “Coba Simulasi”.
- Pilih jenjang pendidikan (SD, SMP, SMA) dan mata pelajaran yang ingin diujikan.
- Ikuti petunjuk teknis, termasuk pengecekan webcam, koneksi internet, dan identitas diri.
- Tekan “Mulai” dan kerjakan soal dalam batas waktu yang telah ditentukan.
Setelah selesai, hasil otomatis akan dikirim ke email siswa serta dapat diakses kembali di bagian “Riwayat Hasil”. Guru kelas dapat melihat rekap nilai secara real‑time untuk menilai area yang perlu diperbaiki.
Strategi Menghadapi Soal CBT Simulasi TKA
Berbagai pakar pendidikan, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Budi Hartono, menekankan pentingnya persiapan mental serta teknik menjawab soal. Berikut beberapa strategi yang disarankan:
- Manfaatkan Waktu Latihan: Portal menyediakan bank soal yang dapat diakses bebas. Siswa disarankan mengerjakan minimal tiga set soal per mata pelajaran sebelum hari H.
- Kenali Format Soal: Setiap mata pelajaran memiliki pola tertentu, misalnya soal matematika bersifat pilihan ganda dengan satu jawaban tepat, sementara bahasa Indonesia menguji pemahaman bacaan.
- Atur Waktu: Pada simulasi, setiap mata pelajaran diberikan waktu standar (misalnya 45 menit untuk matematika). Latih kecepatan dengan timer.
- Gunakan Fitur Review: Setelah mengerjakan, portal memungkinkan siswa meninjau kembali jawaban yang belum pasti. Manfaatkan fitur ini untuk meminimalisir kesalahan.
- Istirahat Cukup: Kondisi fisik yang prima meningkatkan konsentrasi saat mengerjakan soal CBT.
Guru kelas juga dianjurkan memberikan umpan balik berbasis data hasil simulasi, sehingga proses belajar menjadi lebih terarah.
Respons Sekolah dan Dinas Pendidikan Terhadap Simulasi TKA
Berbagai wilayah sudah menyiapkan infrastruktur pendukung. Di Kabupaten Bandung, Kepala Sekolah SMPN 4 Bandung, Siti Nurhaliza, mengatakan:
“Simulasi TKA memberi gambaran real‑time tentang kesiapan siswa. Kami telah menyiapkan ruang komputer khusus dengan koneksi fiber optic untuk menghindari gangguan saat tes.”
Di tingkat provinsi, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta mengumumkan program pelatihan guru tentang pengelolaan CBT pada 5 Januari 2026, sekaligus menyiapkan modul pembekalan psikologis bagi siswa. “Kami ingin memastikan setiap siswa mampu mengerjakan soal secara optimal tanpa tekanan berlebih,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI, Rini Suryani.
Menurut data yang dirilis oleh portal Ayo Coba TKA pada 22 Februari 2026, lebih dari 150.000 siswa telah mendaftar untuk mengikuti simulasi SMP, dengan partisipasi tertinggi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DKI Jakarta. Angka tersebut mencerminkan antusiasme tinggi dalam memanfaatkan simulasi sebagai sarana evaluasi diri.
Dengan jadwal yang sudah ditentukan, akses yang terpusat, dan dukungan teknis dari pemerintah daerah, simulasi TKA 2026 diharapkan menjadi batu loncatan penting bagi siswa Indonesia dalam menyiapkan diri menghadapi tantangan ujian nasional yang semakin kompetitif.
