Religi

5 Doa Buka Puasa Ramadan 2026 dalam Latin: Teks, Arti, dan Cara Membacanya

Ramadan 2026 hadir dengan beragam doa buka puasa berbahasa Latin. Simak lima doa lengkap Arab, Latin, dan terjemahannya serta adab berbuka sesuai sunnah.

N

Nusa Daily

5 Doa Buka Puasa Ramadan 2026 dalam Latin: Teks, Arti, dan Cara Membacanya

Surabaya, NusaDaily.ID — Ramadan 2026 berlangsung dengan semangat tinggi di seluruh Nusantara. Di tengah penantian berbuka, umat Muslim kembali mengingat pentingnya mengucapkan doa buka puasa dalam bahasa Latin, yang kini kerap muncul di media sosial, aplikasi pengingat ibadah, dan kartu ucapan. Meski terdengar modern, doa Latin tersebut sebenarnya merupakan transliterasi dari teks Arab yang telah diwariskan sejak masa sahih, sehingga tidak mengurangi nilai spiritualnya. Artikel ini meninjau lima pilihan doa buka puasa lengkap dengan teks Arab, Latin, arti, serta adab yang dianjurkan menurut sunnah.

Beragam Doa Buka Puasa dalam Latin yang Populer

Berbagai portal keagamaan, termasuk UIPublishing.id dan Informasi Bantuan Sosial Aktual, menampilkan doa dalam format Latin seperti berikut:

  • Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin.
  • Allahumma inni as'aluka bi rahmatikal lati wasi'at kulla syai'in an taghfira lii.
  • Allâhumma laka shumtu wa 'alâ rizqika afthartu.
  • Dzahabzh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.
  • Dzahabzh zhoma-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.

Setiap doa mengandung pengakuan, permohonan ampunan, serta harapan pahala. Meskipun susunan kata Latin dapat berbeda tergantung transliterasi, makna dasarnya tetap konsisten dengan teks Arab aslinya.

Makna dan Tata Cara Bacaan Sesuai Sunnah

Menurut hadis shahih, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Apabila salah seorang di antara kalian berbuka, hendaklah ia mengucapkan: “Dzahab al-ẓam‘u wa‑battallat al‑‘urūq, wa‑thabata al‑ajru in shā’ Allāh.” (HR. Tirmidzi). Translasi Latin yang umum dipakai adalah “Dzahabzh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah”.

“Doa ini mencerminkan rasa syukur setelah menyelesaikan puasa dan harapan agar Allah SWT menerima amal ibadah yang telah dilakukan.” – Salinan dari Informasi Bantuan Sosial Aktual

Adab berbuka meliputi: memulai dengan niat sahur, membaca doa sebelum makan, mengucapkan “Bismillahirrahmanirrahim”, serta melanjutkan dengan kurma atau air putih jika tersedia. Praktik ini tetap relevan meski doa dibacakan dalam Latin, karena inti keikhlasan tidak berubah.

Daftar Lengkap 5 Doa Buka Puasa: Arab, Latin, dan Terjemahan

NoArabLatinArti (Indonesia)
1اللهم لك صمت وعلى رزقك أفطرتهAllâhumma laka shumtu wa 'alâ rizqika afthartuYa Allah, aku berpuasa untuk-Mu, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
2ذهب الظمأ وابتلت العروق وثبت الأجر إن شاء اللهDzahabzh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya AllahTelah hilang dahaga, urat-urat basah, dan pahala ditetapkan, insya Allah.
3اللهم إني أسألك برحمتك التي وسعت كل شيء أن تغفر ليAllahumma inni as'aluka bi rahmatikal lati wasi'at kulla syai'in an taghfira liiYa Allah, aku memohon rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu agar Engkau mengampuniku.
4اللهم مالك السمُتُ و أبكَ عَنا عَناAllahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahiminYa Allah Dzat yang Maha Pemurah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki serta kasih sayang-Mu aku berbuka.
5ذهب الظمأ و ابتلت العروق ، وثبت الأجر إن شاء اللهDzahabzh zhoma-u wabtalatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya AllahHilangnya dahaga, basahnya kerongkongan, dan pahala yang ditetapkan, bila Allah menghendaki.

Kelima doa di atas diambil dari sumber terpercaya seperti UIPublishing.id, Kabar Malang, dan Informasi Bantuan Sosial Aktual. Semua teks Latin telah disesuaikan dengan kaidah transliterasi yang umum dipakai di Indonesia.

Praktik Adab Berbuka di Berbagai Daerah Indonesia

Berbagai komunitas muslim di Indonesia menyesuaikan adab berbuka dengan budaya lokal tanpa menghilangkan sunnah. Contohnya:

  • Jawa Timur (Surabaya, Sidoarjo) – Setelah membaca doa Latin, keluarga biasanya menyajikan kolak pisang dan es kelapa muda.
  • Sumatera Barat (Padang) – Kurma diganti dengan bubur sumsum, namun doa “Dzahabzh zhoma’u…” tetap dibaca secara berulang.
  • Kalimantan Selatan (Banjarmasin) – Air kelapa muda menjadi pilihan utama, disertai bacaan doa dalam bahasa Latin yang dihafal anak-anak sekolah.
  • Papua (Jayapura) – Buka puasa bersamaan dengan ikan bakar, tetap menyelipkan doa “Allâhumma laka shumtu…” sebagai penutup.

Keberagaman ini menunjukkan fleksibilitas budaya dalam melestarikan nilai keagamaan, sekaligus menegaskan bahwa bahasa Latin bukan pengganti, melainkan sarana mempermudah pengucapan bagi generasi milenial.

Tips Menghafal Doa Buka Puasa Latin untuk Pemula

Bagi yang baru belajar, berikut langkah praktis yang disarankan para guru agama di pesantren dan madrasah:

  • Gunakan aplikasi pengingat dengan fitur audio, pilih rekaman dengan transliterasi Latin.
  • Latih pengucapan secara berpasangan: satu orang membaca Arab, lawan mengucapkan Latin.
  • Catat setiap baris doa pada kartu kecil, letakkan di dalam kotak makan atau kulkas.
  • Ulangi doa saat sahur dan berbuka selama tiga hari berturut‑turut untuk memperkuat ingatan.
  • Gabungkan doa dengan gerakan fisik ringan, misalnya mengangkat tangan saat mengucapkan “Allâhumma”.

Dengan konsistensi, sebagian besar umat di wilayah perkotaan seperti Surabaya, Bandung, dan Medan sudah mampu mengucapkan doa Latin secara fasih tanpa mengurangi keikhlasan.

Ramadan 2026 terus mengajarkan bahwa keberagaman bahasa tidak menghalangi keotentikan ibadah. Menggunakan Latin sebagai medium transliterasi memberi ruang bagi generasi digital untuk tetap terhubung dengan sunnah, asalkan niat dan adab tetap terjaga.

Bagikan Artikel

Artikel Terkait