Kediri, NusaDaily.ID — Persik Kediri akan menjamu Bhayangkara FC pada Jumat, 20 Februari 2026 pukul 20.30 WIB di Stadion Brawijaya. Pertandingan pekan ke‑22 ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang baru saja menapaki fase kebangkitan setelah mengalami masa sulit di musim lalu.
Latar Belakang Kebangkitan Kedua Tim
Persik Kediri kembali menancapkan kaki di puncak klasemen setelah berhasil mengumpulkan 28 poin dari 21 pertandingan. Di bawah asuhan pelatih asal Spanyol, Imanol Garcia, Macan Putih menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal penguasaan bola dan produktivitas serangan. Sementara itu, Bhayangkara FC, yang kini menempati posisi kesembilan dengan 22 poin, berusaha menstabilkan performa agar tidak kembali terpuruk seperti musim 2024/2025.
Sejak akhir musim lalu, Persik menorehkan lima kemenangan beruntun, termasuk tiga kali mengalahkan tim papan atas. Bhayangkara di sisi lain, telah mencatat tiga kemenangan, dua hasil imbang, dan satu kekalahan dalam lima laga terakhir. Kedua tim kini menatap pertandingan ini sebagai titik balik untuk mengokohkan posisi masing‑masing.
Prediksi Susunan Pemain dan Formasi
Berikut susunan pemain yang diprediksi oleh Lampung77.com menjelang laga:
| Persik Kediri (4‑3‑3) | Bhayangkara FC (4‑2‑3‑1) |
|---|---|
|
|
Komposisi tersebut menonjolkan kecepatan sayap Persik melalui Ezra Walian dan Jon Toral, sementara Bhayangkara mengandalkan kreativitas Ryo Matsumura di lini serang dan kehadiran target striker Privat Mbarga.
Analisis Taktik dan Duel Kunci
Pelatih Imanol Garcia biasanya menyiapkan timnya dengan pressing tinggi, memaksa lawan melakukan kesalahan di zona pertahanan. Di sisi lain, Bhayangkara, dibawah arah taktikal kepala pelatihnya, menekankan transisi cepat lewat sayap kanan yang dijalankan oleh Ryo Matsumura. Duel antara sayap kanan Persik (Ezra Walian) melawan sayap kanan Bhayangkara (Ryo Matsumura) diprediksi menjadi arena pertarungan paling menarik.
"Kami ingin mengendalikan tempo sejak awal. Jika Bhayangkara menekan, kami akan menutup ruang dan memanfaatkan umpan terobosan," ujar Imanol Garcia dalam konferensi pers hari Senin.
Di lini tengah, peran Henri Doumbia sebagai playmaker akan sangat menentukan. Kemampuannya mengatur tempo serta memberi umpan terobosan ke Privat Mbarga dapat membuka celah pertahanan Persik yang kerap menumpuk di zona tengah. Sebaliknya, Imanol Garcia dan Henhen di lini tengah Persik diharapkan dapat menahan serangan balik Bhayangkara serta menyediakan layanan bagi trio penyerang mereka.
Dampak Hasil Terhadap Klasemen
Jika Persik mampu mengamankan tiga poin, mereka akan naik ke posisi keenam dengan 31 poin, menutup jarak hanya tiga angka dari zona Asia Champions. Sebaliknya, kekalahan akan menurunkan mereka ke posisi kedelapan, memaksa mereka bersaing ketat dengan Persib Bandung dan PSM Makassar yang berada di bawah.
Bhayangkara, dengan tiga poin tambahan, dapat melompat ke posisi keenam sekaligus menyingkirkan Persija Jakarta dari zona zona Europa. Namun, hasil imbang akan tetap menempatkan mereka di posisi kesembilan, menuntut mereka mengejar poin di laga-laga berikutnya.
Reaksi Fans dan Media
Media olahraga lokal, termasuk Tribunpalu.com, menyoroti pertandingan ini sebagai "Misi Revans Macan Putih". Fans Persik di media sosial sudah mulai menggelar kampanye #MacanPutihBangkit, menunggu aksi penyerang Jon Toral yang tengah dalam performa tajam.
Sementara itu, Bhayangkara mendapatkan dukungan dari komunitas Pendukung Bhayangkara Lampung dengan hashtag #SamuraiJalan. Sebuah fan video yang menampilkan latihan intensif tim di stadion Lampung diposting di Instagram dan mendapat ribuan like.
Jika dilihat dari statistik head‑to‑head, kedua tim telah bertemu 12 kali dalam lima musim terakhir dengan catatan Persik menang 4 kali, Bhayangkara 3 kali, dan sisanya hasil imbang. Pertemuan terakhir pada 2024 berakhir dengan skor 2‑2, menunjukkan potensi pertandingan berimbang.
Berita lain, Lampung77.com menegaskan bahwa pertandingan ini menjadi peluang bagi pemain muda Persik seperti Ezra Walian untuk mencuri perhatian pencari bakat internasional. Sementara Bhayangkara, dengan tambahan pemain asing seperti Slavko Damjanovic, berharap dapat meningkatkan kualitas permainan lini belakang.
Prediksi Skor Akhir
Berbagai portal prediksi, termasuk LigaOlahraga.com, menilai pertandingan ini berpotensi berakhir imbang 2‑2. Analisis tersebut didasarkan pada catatan gol masing‑masing tim dalam lima laga terakhir (Persik 7 gol, Bhayangkara 6 gol) serta defensif yang masih rapuh.
Namun, dengan kehadiran striker Privat Mbarga yang kini berada dalam fase puncak performa, peluang Bhayangkara mencetak gol lebih banyak tidak dapat diabaikan. Sebaliknya, Jon Toral yang tengah mencatatkan tiga gol dalam tiga laga terakhir menjadi ancaman utama bagi pertahanan Bhayangkara.
Apapun hasilnya, laga ini diyakini akan menjadi salah satu sorotan utama pekan ke‑22 BRI Super League, menambah intensitas persaingan di tengah papan klasemen menengah.
