Jakarta, NusaDaily.ID — Infinix resmi memperkenalkan seri Note 60 di pasar Indonesia pada Rabu (19 Februari 2026) lewat acara peluncuran di Bali. Dua varian yang dipamerkan, Note 60 dan Note 60 Pro, menargetkan segmen menengah atas dengan spesifikasi kelas premium dan harga yang kompetitif. Berikut ulasan lengkap mengenai spesifikasi, harga, serta posisi pasar Infinix Note 60 Pro.
Spesifikasi Utama Infinix Note 60 Pro
Infinix Note 60 Pro dibekali chipset Snapdragon 7s Gen 4, prosesor octa‑core yang mengklaim efisiensi daya lebih baik serta performa grafis yang ditingkatkan berkat GPU Adreno 640. RAM tersedia dalam dua varian, 8 GB dan 12 GB LPDDR5, dipadu dengan penyimpanan internal UFS 2.2 berkapasitas 256 GB. Kombinasi ini menjanjikan multitasking lancar dan loading aplikasi yang cepat.
Layar berukuran 6,78 inci berteknologi AMOLED dengan resolusi 1,5K (2400×1080 piksel) dan refresh rate 144 Hz. Infinix menambahkan fitur Ultra HDR Cinematic Display serta kecerahan puncak hingga 4500 nits, menjadikannya cocok untuk menonton video HDR maupun bermain game di siang hari. Layarnya dilapisi Corning Gorilla Glass 7i, yang memberikan perlindungan lebih baik terhadap goresan dan benturan.
Untuk daya tahan, Note 60 Pro mengusung baterai berkapasitas 6.500 mAh yang didukung teknologi fast charging 90 W. Infinix mengklaim dapat mengisi daya dari 0 hingga 100 % dalam waktu kurang dari 30 menit. Sistem pendingin berbasiskan lapisan graphene dan heat pipe yang diperbaharui juga disebutkan dapat menjaga suhu perangkat tetap rendah saat beban berat.
Kamera belakang terdiri dari tiga sensor: utama 108 MP (f/1.8, PDAF), ultra‑wide 13 MP, serta sensor makro 2 MP. Kamera depan 32 MP dengan aperture f/2.0 siap mengabadikan selfie detail. Semua kamera mendukung rekaman video 4K pada 30 fps serta fitur AI scene detection.
Harga dan Varian yang Tersedia
Harga resmi Infinix Note 60 Pro di Indonesia mulai dari Rp5.499.000 untuk varian 8 GB + 256 GB, sementara varian 12 GB + 256 GB dibanderol Rp5.899.000. Kedua varian sudah termasuk paket garansi resmi satu tahun serta layanan purna jual di jaringan resmi Infinix Indonesia.
Untuk perbandingan, Infinix Note 60 non‑Pro, yang menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate, dijual mulai Rp4.099.000 dengan spesifikasi layar yang sama namun tanpa fast charging 90 W dan dengan RAM 6 GB/8 GB.
Salinan dari Katadata.co.id menyebutkan bahwa harga ini berada di atas rata‑rata kelasnya, menempatkan Note 60 Pro pada kisaran Rp5,5‑6 juta, sebanding dengan kompetitor seperti Redmi Note 15 Pro Plus (Rp5,2 juta) dan Poco F5 Pro (Rp5,7 juta).
Perbandingan dengan Kompetitor Utama
| Fitur | Infinix Note 60 Pro | Redmi Note 15 Pro Plus | Poco F5 Pro |
|---|---|---|---|
| Chipset | Snapdragon 7s Gen 4 | Dimensity 7200 | Snapdragon 7s Gen 4 |
| RAM/Storage | 8 GB/12 GB + 256 GB UFS 2.2 | 8 GB + 128 GB UFS 2.1 | 8 GB + 256 GB UFS 2.2 |
| Layar | AMOLED 6,78" 1,5K 144 Hz | AMOLED 6,67" FHD+ 120 Hz | AMOLED 6,78" 1,5K 144 Hz |
| Baterai / Fast Charge | 6.500 mAh / 90 W | 5.200 mAh / 67 W | 6.200 mAh / 80 W |
| Kamera Utama | 108 MP + 13 MP + 2 MP | 108 MP + 8 MP + 2 MP | 108 MP + 13 MP + 2 MP |
| Harga (perkiraan) | Rp5,5‑5,9 juta | Rp5,2 juta | Rp5,7 juta |
Dari tabel di atas, Infinix Note 60 Pro unggul dalam hal kecepatan pengisian daya serta kapasitas baterai yang lebih besar. Pada sisi layar dan kamera, persaingan cukup ketat, namun kehadiran Gorilla Glass 7i menjadi nilai tambah dalam hal ketahanan.
Strategi Pemasaran dan Distribusi di Indonesia
Infinix menargetkan konsumen muda yang aktif di media sosial dan mengutamakan gaming serta konten visual. Untuk memperkuat brand, perusahaan menggandeng influencer lokal serta menggelar event pop‑up store di pusat perbelanjaan Jakarta, Surabaya, dan Bandung selama dua minggu pertama peluncuran.
Distribusi akan dilakukan melalui jaringan e‑commerce resmi seperti Tokopedia, Shopee, dan Lazada, serta melalui mitra ritel offline seperti Indomaret, Alfamart, dan Erafone. Infinix juga menawarkan paket bundling dengan aksesori resmi, termasuk case anti‑gores dan pelindung layar.
Menurut pernyataan CEO Infinix Indonesia, “Kami ingin menghadirkan smartphone dengan performa kelas atas namun tetap terjangkau bagi pasar Indonesia. Snapdragon 7s Gen 4 memberikan keseimbangan antara kecepatan, efisiensi energi, dan dukungan AI yang kuat.”
Respons Pasar dan Prediksi Penjualan
Sejak pemesanan awal dibuka, situs resmi Infinix mencatat lonjakan pre‑order sebesar 30 % dibandingkan peluncuran seri Note sebelumnya. Analisis pasar dari IDC Indonesia memperkirakan penjualan Note 60 Pro dapat mencapai 150.000 unit dalam tiga bulan pertama, asalkan harga tetap stabil dan stok tidak mengalami kendala logistik.
Namun, kompetisi di segmen mid‑range semakin ketat. Xiaomi, Realme, dan Samsung terus meluncurkan varian dengan spesifikasi serupa namun dengan ekosistem layanan yang lebih terintegrasi. Infinix perlu mempertahankan keunggulan fast charging 90 W serta menambah nilai layanan purna jual untuk memenangkan hati konsumen.
Pengamat industri, Dimas Prasetyo dari TechRadar Indonesia, mencatat, “Infinix Note 60 Pro memang menawarkan paket yang menarik, terutama bagi gamer mobile. Namun, harga yang berada di atas Rp5,5 juta membuatnya bersaing langsung dengan brand yang lebih mapan. Keberhasilan penjualan akan sangat bergantung pada strategi promosi dan ketersediaan stok di wilayah tier‑2 dan tier‑3.
Kesimpulan Sementara
Infinix Note 60 Pro menandai langkah ambisius perusahaan dalam mengukir pangsa pasar mid‑range Indonesia. Dengan Snapdragon 7s Gen 4, layar AMOLED 1,5K 144 Hz, baterai 6.500 mAh, dan fast charging 90 W, ponsel ini siap bersaing melawan rival‑rival kuat. Harga mulai Rp5,5 jutaan menjadi faktor penentu utama bagi konsumen yang mempertimbangkan nilai fitur vs biaya. Waktu akan menunjukkan apakah strategi pemasaran dan distribusi Infinix dapat mengubah dinamika persaingan di segmen ini.
