Jakarta, NusaDaily.ID — Kompetisi Proliga Putri 2026 semakin memanas menjelang pekan terakhir fase reguler. Dengan delapan tim bersaing ketat, setiap poin menjadi penentu masuk zona empat besar. Data terbaru menunjukkan Gresik Phonska Plus menancapkan 26 poin di puncak klasemen, diikuti Jakarta Pertamina Enduro dengan 24 poin. Namun, pergerakan poin dalam dua pekan terakhir dapat mengguncang susunan yang sudah terstruktur. Berikut ulasan lengkap klasemen, dinamika tim, serta proyeksi final four.
Gresik Phonska Plus: Dominasi Tanpa Cela
Tim asal Gresik, Phonska Plus, menampilkan performa impresif sepanjang 11 laga. Dengan 9 kemenangan dan hanya 2 kekalahan, mereka mengumpulkan total 26 poin (2 poin per kemenangan). Statistik menyerang menunjukkan rata‑rata 3,2 set per pertandingan, menandakan kekuatan serangan yang konsisten. Pemain kunci seperti Naysilla Wiedy dan Sania Clarissa menjadi motor utama, mencetak poin penting pada saat kritis. Kekalahan mereka hanya terjadi pada laga melawan Jakarta Electric PLN Mobile, yang berakhir 2‑3 set, namun dampaknya tidak menggerus posisi puncak.
Jakarta Pertamina Enduro: Mengejar Ketertinggalan
Di posisi kedua, Jakarta Pertamina Enduro mencatat 24 poin dari 11 pertemuan (7 menang, 3 kalah, 1 seri). Tim ini menonjolkan pertahanan yang kokoh, terutama dari blok tengah yang dipimpin oleh Bethany De La Cruz. Pada pertandingan melawan Popsiro Polwan, Enduro berhasil menukar poin penting dengan hasil 3‑1, mengurangi jarak dengan pemuncak klasemen. Namun, kekalahan tipis melawan Gresik Phonska Plus (2‑3) mengingatkan bahwa margin mereka masih tipis. Jika Enduro dapat mengamankan kemenangan pada dua laga tersisa, peluang mereka menembus final four menjadi sangat besar.
Popsivo Polwan dan Bandung BJB Tandamata: Pergerakan Posisi Empat Besar
Popsivo Polwan mengalami gelombang performa setelah penurunan pemain bintang Bethania De La Cruz pada laga melawan Bandung BJB Tandamata. Meskipun demikian, mereka berhasil menambah satu poin pada pertandingan terakhir dengan mengalahkan BJB 3‑1. Poin tambahan ini mengangkat posisi Popsivo ke peringkat keempat, tepat di ambang zona final four. Sementara itu, Bandung BJB Tandamata, yang menempati posisi keenam dengan 12 poin, masih berupaya menambah konsistensi. Kemenangan melawan Popsivo membuka peluang mereka menembus zona empat besar jika berhasil menahan tekanan tim atas.
Statistik Kunci dan Tren Penurunan Kemenangan
Berikut rangkuman statistik utama tim‑tim yang berada di zona empat besar:
| Posisi | Tim | Pertandingan | Menang | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Gresik Phonska Plus | 11 | 9 | 2 | 26 |
| 2 | Jakarta Pertamina Enduro | 11 | 7 | 3 | 24 |
| 3 | Jakarta Electric PLN Mobile | 11 | 5 | 5 | 15 |
| 4 | Popsivo Polwan | 11 | 5 | 5 | 15 |
| 5 | Bandung BJB Tandamata | 11 | 4 | 6 | 12 |
Data menunjukkan jarak poin yang tipis antara peringkat ketiga dan keempat, masing‑masing hanya selisih satu poin. Hal ini menandakan bahwa setiap pertandingan sisa memiliki potensi mengubah susunan klasemen secara signifikan.
Jadwal Penutup Reguler: Kunci Penentu Empat Besar
Berikut agenda penting pada dua pekan terakhir fase reguler:
- 18 Feb 2026: Gresik Phonska Plus vs Jakarta Pertamina Enduro (senin, Sentul)
- 20 Feb 2026: Popsivo Polwan vs Jakarta Electric PLN Mobile (rabu, Palembang)
- 22 Feb 2026: Bandung BJB Tandamata vs Gresik Phonska Plus (jumat, Bandung)
- 24 Feb 2026: Jakarta Pertamina Enduro vs Popsivo Polwan (minggu, Jakarta)
Pertandingan antara Gresik dan Enduro menjadi duel penentu. Jika Gresik menang, mereka hampir memastikan posisi pertama; namun jika Enduro berhasil membalikkan hasil, mereka dapat menutup selisih menjadi dua poin atau bahkan menyamakan poin, tergantung selisih set.
Analisis Peluang Final Four: Siapa yang Lebih Unggul?
Berikut proyeksi peluang berdasarkan performa terakhir:
Gresik Phonska Plus – 85 % peluang melaju, didukung rekor 9‑2 dan selisih set positif yang besar.
Jakarta Pertamina Enduro – 70 % peluang, mengandalkan keberhasilan menutup pertandingan ketat.
Popsivo Polwan – 55 % peluang, namun harus menambah konsistensi setelah kehilangan pemain inti.
Bandung BJB Tandamata – 45 % peluang, masih dapat melaju bila mengamankan kemenangan melawan Gresik dan mengalahkan Popsivo.
Statistik di atas diambil dari analisis pergerakan poin, selisih set, serta performa individu pemain kunci pada fase penyeimbang. Faktor kebugaran dan penyesuaian taktik juga memainkan peran penting dalam dua laga penutup.
Reaksi Pelatih dan Pemain: Fokus pada Konsistensi
Pelatih Gresik Phonska Plus, Coach Rudi Hartono, menegaskan bahwa tim tidak akan lengah meski berada di puncak. “Kami harus tetap bermain agresif, mengoptimalkan servis dan blok. Setiap set berharga, terutama melawan Enduro,” ungkapnya dalam konferensi pers 20 Feb 2026.
Di sisi lain, pelatih Jakarta Pertamina Enduro, Ibu Siti Nurhaliza, menekankan pentingnya mentalitas “never give up”. “Kita masih punya dua laga. Jika kita mengeksekusi servis dengan tepat, poin akan mengalir,” katanya.
Pemain Popsivo Polwan, Yonkaira Pena, mengakui tekanan setelah kepergian Bethania De La Cruz. “Kami belajar cepat, tetap fokus pada rotasi yang ada. Setiap pertandingan adalah kesempatan memperbaiki posisi,” jelasnya.
Impact Penonton dan Media Sosial
Sejak awal musim, Proliga Putri 2026 berhasil menarik rata‑rata 4.5 juta penonton per pertandingan di platform streaming resmi. Interaksi di media sosial meningkat 28 % pada minggu terakhir, dengan tagar #ProligaPutri2026 trending di Twitter Indonesia. Antusiasme penonton diyakini menjadi faktor motivasi bagi tim‑tim yang masih berjuang mengamankan tiket final four.
Para penggemar juga aktif menggelar aksi dukungan di arena, terutama pada laga Gresik vs Enduro, yang diprediksi menjadi pertarungan paling sengit musim ini. Suasana meriah di Sentul diperkirakan akan menambah tekanan pada kedua tim.
Kesimpulan Sementara: Jalan Panjang Menuju Final Four
Dengan klasemen yang masih sangat ketat, dua pekan terakhir menjadi arena pertaruhan tinggi. Gresik Phonska Plus berusaha mempertahankan keunggulan, sementara Jakarta Pertamina Enduro menargetkan penurunan selisih poin. Popsivo Polwan dan Bandung BJB Tandamata masih memiliki peluang, asalkan konsistensi dan taktik tepat diterapkan. Penutup fase reguler akan menjadi penentu siapa yang melaju ke semifinal dan siapa yang harus mengakhiri musim lebih awal.
