Menjelang HUT ke-53, Rindang Siahaan: PDI Perjuangan dan Ingatan Panjang Demokrasi Indonesia

Posted on

BUNGO, NUSADAILY.ID – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) akan segera memasuki usia ke-53 tahun. Menjelang peringatan hari lahir partai yang menjadi salah satu pilar sejarah politik Indonesia itu, ucapan selamat dan refleksi atas perjalanan panjang perjuangan partai terus mengalir dari para kader, simpatisan, hingga jajaran fraksi di berbagai daerah, Rabu (7/1/2026).

Di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, Ir. Rindang Siahaan tokoh politik PDI Perjuangan sekaligus anggota DPRD Bungo dari Fraksi PDI Perjuangan, turut menyampaikan rasa syukur serta ucapan selamat atas bertambahnya usia partai yang telah membesarkannya sebagai kader dan politisi.

Bagi Rindang, peringatan HUT ke-53 PDI Perjuangan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting untuk mengingat kembali peran historis partai dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Ia menilai PDI Perjuangan memiliki kontribusi signifikan dalam membuka kembali ruang demokrasi setelah lebih dari tiga dekade mengalami pembungkaman di era Orde Baru.

“Sebagai kader dan sebagai anggota Fraksi PDI Perjuangan, momen ini menjadi saat yang tepat untuk membaca ulang perjuangan PDI Perjuangan, yang telah ikut membuka kembali gerbang demokrasi pada masa Orde Baru,” ujar Rindang.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bungo itu juga menyampaikan kebanggaannya terhadap partai berlambang banteng moncong putih tersebut. Menurutnya, PDI Perjuangan merupakan partai yang konsisten menjaga ajaran ideologis yang berpijak pada falsafah negara dan sejarah panjang perjuangan bangsa.

Ia mengingatkan bahwa PDI Perjuangan lahir dari akar nasionalisme dan perjuangan rakyat sejak 10 Januari 1973, serta telah melewati berbagai dinamika politik dan tekanan kekuasaan. Memasuki usia ke-53 tahun, Rindang berharap PDI Perjuangan semakin kokoh dalam memperjuangkan nilai-nilai utama partai: keadilan sosial, kedaulatan rakyat, nasionalisme, dan Marhaenisme.

“Selamat dan sukses untuk PDI Perjuangan. Di sanalah saya berdiri, untuk selama-lamanya. PDI Perjuangan, Merdeka,” tutupnya.

Redaksi nusadaily.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *